Struktur Tanah Labil, Sebanyak 88 KK Mengungsi Akibat Banjir dan Longsor Maluku Barat Daya

- Senin, 4 Juli 2022 | 00:55 WIB
Banjir dan tanah longsor di wilayah Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, mengakibatkan sejumlah keluarga mengungsi. (Dok. BPBD)
Banjir dan tanah longsor di wilayah Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, mengakibatkan sejumlah keluarga mengungsi. (Dok. BPBD)

HALLO INDONESIA - Banjir dan tanah longsor di wilayah Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, mengakibatkan sejumlah keluarga mengungsi. Insiden bencana hidrometeorologi basah ini berlangsung pada Kamis malam 29 Juni 2022, pukul 20.36 waktu setempat atau WIT.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mencatat dua desa di dua kecamatan terdampak, yaitu Desa Jesuru di Kecamatan Pulau Romang dan Desa Wulur di Damer. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 88 KK atau 418 jiwa mengungsi. BPBD setempat tidak merinci warga mengungsi akibat banjir maupun longsor. Selain itu, pihaknya masih memutakhirkan data populasi terdampak.

Tak hanya dampak korban, pemerintah daerah juga mengidentifikasi kerusakan ringan pada rumah sebanyak 64 unit dan jembatan 4 unit.

Baca Juga: Sungai Wamena Meluap, Banjir Landa Kabupaten Malaka NTT Sebanyak 3000 KK Terdampak

Baca Juga: Sebanyak 1.538 Rumah Warga Terendam Banjir di 3 Wilayah Provinsi Bengkulu

Penanganan darurat telah dilakukan oleh personel BPBD yang dibantu aparat desa setempat. Bantuan logistik pun didistribusikan kepada warga terdampak. Tercatat sembako dikirimkan BPBD, antara lain beras, mie instan dan lauk pauk.

Banjir dan tanah longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan terdampak pada malam hari. Menurut laporan BPBD struktur tanah yang labil juga memicu terjadinya longsoran. Sedangkan pantauan saat banjir terjadi, tinggi muka air berkisar 50 – 70 cm.

Sebelum peristiwa ini terjadi, BPBD Kabupaten MBD telah meneruskan informasi peringatan dini cuaca kepada pihak desa maupun masyarakat. Hal tersebut membantu kesiapsiagaan masyarakat untuk menghindari dampak bencana yang terjadi.

Baca Juga: Hujan dengan Intensitas Tinggi, 350 Warga Mengungsi Akibat Banjir di Morowali Sulteng

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X