Sebanyak 2.740 Jiwa Berpotensi Terdampak Kondisi Kekeringan di Wilayah Lanny Jaya

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:14 WIB
Pemkab Lanny Jaya Aktifkan Posko Tangani Bencana Kekeringan. (Dok. BNPB Indonesia)
Pemkab Lanny Jaya Aktifkan Posko Tangani Bencana Kekeringan. (Dok. BNPB Indonesia)

HALLO INDONESIA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, Provinsi Papua, bersama TRC BNPB mengaktifkan pos komando (posko) penanganan darurat bencana kekeringan pada hari ini, Jumat 5 Agustus 2022.

Peristiwa ini terjadi setelah cuaca ekstrem sejak Juni 2022 lalu, yang diawali dengan adanya embun beku dan hujan es.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua selanjutnya menginformasikan kondisi tersebut berakibat pada gagal panen masyarakat setempat.

Baca Juga: PVMBG Laporkan Peningkatan Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Kawasan Selat Sunda

Situasi dapat diperburuk dengan cuaca tanpa hujan sehingga berdampak pada krisis kekeringan.

Laporan Pusdalops BNPB menyebutkan Pemkab Lanny Jaya telah menetapkan status tanggap darurat dengan Nomor 100/157/BUP, terhitung mulai tanggal 24 Juli hingga 30 Agustus 2022.

Di samping itu Bupati Lanny Jaya juga membentuk Posko Penanganan Darurat Bencana Alam Embun Beku dan Hujan Es melalui Surat Keputusan Nomor 197 Tahun 2022.

Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Jelaskan Hasil Lab Pasien Cacar Monyet dari Jawa Tengah

Berdasarkan catatan historis, Pemkab Lanny memperkirakan kondisi ini dapat berlangsung selama 5 bulan. Hal tersebut merefleksikan peristiwa serupa yang pernah terjadi pada 2016 silam.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X