20 Ha Sawah Tergenang, Banjir dan Tanah Longsor Landa Kecamatan Wanareja, Cilacap

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:16 WIB
Banjir Landa Kecamatan Wanareja, Cilacap. (Dok. BNPB Indonesia)
Banjir Landa Kecamatan Wanareja, Cilacap. (Dok. BNPB Indonesia)

HALLO INDONESIA - Hujan intensitas tinggi dengan durasi yang cukup lama sejak Selasa 9 Agustus 2022 malam hingga Rabu 10 Agustus 2022 pagi, menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap mencatat sedikitnya ada lima desa yang mengalami kejadian banjir dan longsor.

Adapun yang pertama adalah Desa Adimulya dengan kejadian tanah longsor milik Perhutani hingga menutup ruas jalan kabupaten atau yang menjadi jalur alternatif antara Adimulya-Malabar, tepatnya di tanjakan Geger Kondang.

Baca Juga: Bareskrim Ungkap Peran 4 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, Termasuk Ferdi Sambo

Hasil asesmen didapatkan panjang longsoran mencapai 10 meter, lebar 10 meter, kemiringan 20 meter dan ketebalan material longsor 2,5 meter.

Akibat longsoran itu, jalur tersebut sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua saja, sehingga menghambat mobilitas warga.

Lokasi yang kedua adalah Desa Malabar dengan kejadian tanggul sungai Cikijing yang jebol dengan volume panjang 20 meter, lebar 5 meter dan tinggi 5 meter.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Kota Tangerang Akui Ada Petugas Lalai Kasih Obat Kadaluars ke Balita

Akibat kejadian itu, air sungai kemudian meluap dan menggenangi area persawahan seluas 20 hektar dengan tinggi muka air (TMA) hingga 1,5 meter, sehingga tanaman jenis padi terancam mengalami puso.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X