Tiga Tahun Lalu, Gempa M5,5 Guncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat

- Rabu, 21 Juli 2021 | 14:50 WIB
Gempa M5,5 sempat mengguncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tiga tahun lalu. /Dok. BNPB Indonesia
Gempa M5,5 sempat mengguncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tiga tahun lalu. /Dok. BNPB Indonesia

HALLO INDONESIA – Pada 21 Juli 2018 atau tiga tahun lalu gempa bumi magnitudo (M)5,5 mengguncang Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Korban jiwa dan kerusakan infrastruktur terjadi saat fenomena alam memicu guncangan hingga V MMI. Tercatat saat itu, 1 warga meninggal dunia, 8 luka-luka dan 112 rumah rusak.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter gempa saat itu, gempa M5,5 dengan pusat gempa di darat 9 km tenggara Kota Padang, Sumbar.

Gempa yang terjadi pada Sabtu pagi, pukul 07.58 WIB, memicu guncangan yang dirasakan hingga V MMI. Skala Mercalli Modified Intensity atau MMI merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Guncangan kuat gempa dengan kedalaman 10 km ini dirasakan warga di Gunung Talang dengan V MMI, sedangkan di Kota Padang III – IV MMI.

Bukit Tinggi III MMI, Padang Panjang dan Pariaman II – III MMI, serta Sawah Lunto, Painan dan Sijunjung II MMI. Semakin tinggi MMI, semakin kuat guncangan gempanya.

Skala V MMI mendeskripsikan hampir semua penduduk merasakan getaran, orang banyak terbangun, gerabah pecah

Barang-barang terpelanting, tiang-tiang serta barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan satu warga meninggal dunia dan 8 lain luka-luka.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X