Wajo Banjir Akibat Sungai Walennae Meluap dan Debit Air Tinggi di Danau Tempe

- Kamis, 22 Juli 2021 | 11:05 WIB
Banjir Akibat Sungai Walennae Meluap. /Dok. BNPB Indonesia
Banjir Akibat Sungai Walennae Meluap. /Dok. BNPB Indonesia

HALLO INDONESIA - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan tinjauan langsung lokasi terdampak banjir di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu, 21 Juli 2021.

Tim bersama Kalaksa BPBD Kabupaten Wajo melakukan peninjauan di salah satu lokasi terdampak yakni Kelurahan Salomenraleng di wilayah administrasi Kecamatan Tempe.

Tim tiba di lokasi pada sore hari pukul 17.00 WITA dan langsung melakukan pantauan lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pantauan, masih terdapat titik-titik banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) yang bervariasi.

Dilaporkan juga beberapa kebutuhan mendesak seperti bambu, perahu dan makanan siap saji bagi warga terdampak.

Pada kesempatan yang sama BNPB menyalurkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) secara simbolis sebesar 250 juta rupiah kepada Bupati Kabupaten Wajo guna penanganan dampak banjir yang terjadi sejak Sabtu, 17 Juli lalu.

Diketahui banjir yang melanda wilayah Kabupaten Wajo terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah tersebut.

Mengakibatkan meluapnya air Sungai Walennae serta tingginya debit air dari hulu sungai yang bermuara di Danau Tempe.

Akibatnya 1.560 jiwa atau 490 Kepala Keluarga (KK) terdampak yang tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Tempe, Pammana, Maniangpajo, Sabbangparu dan Takkalalla.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X