Bertambah Jadi 14 Orang, Korban Pencabulan Oleh Calon Pendeta di Kabupaten Alor

- Sabtu, 17 September 2022 | 16:09 WIB
Ilustrasi Pencabulan. (Dok. Hallo.id/Anisa Destriani)
Ilustrasi Pencabulan. (Dok. Hallo.id/Anisa Destriani)

HALLO INDONESIA - Korban kasus dugaan pencabulan oleh calon pendeta berinisial SAS (36) di Kabupaten Alor, Provinsi NTT terus bertambah.

"Korban pencabulan terus bertambah dan saat ini sudah ada sebanyak 14 orang anak."

"Ada tambahan dua korban pencabulan yang telah datang melapor di polres Alor Tetapi usianya sudah 19 tahun," jelas Kasat Reskrim polres Alor IPTU Yames Jems Mbau,S.Sos.

Baca Juga: Polisi Amankan Pelaku Pembacokan Pengemudi Taksi Online di Jakarta Utara, Tak Punya Ongkos

IPTU Yames Jems Mbau,S.Sos.,menjelaskan bahwa belasan remaja putri di Kabupaten Alor ini merupakan korban tindak pidana pencabulan dan persetubuhan serta UU ITE.

Dari 14 korban tersebut ada 10 orang korban pencabulan anak di bawah umur dan empat korban sudah berumur 19 tahun.

Selain itu ada juga korban yang menjadi saksi untuk korban lainnya.

Baca Juga: Gabungan 16 Parpol Tak Lolos Pemilu 2024, Bertemu dan Mengadu ke Ketua DPD RI

Semua korban juga sudah menjalani visum di rumah sakit dan telah memberikan keterangan terkait kasus ini.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X