Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkotika yang Ditaksir Senilai Rp 68 Miliar di Aceh Utara

- Minggu, 18 September 2022 | 22:14 WIB
Ilustrasi pil ekstasi. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi pil ekstasi. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Tim Polres Aceh Utara, Provinsi Aceh menangkap dua pengedar narkotika yang ditaksir senilai Rp68 miliar.

Barang bukti yang diamankan berupa 163.000 butir pil ekstasi dan 20 bungkus sabu-sabu dengan berat 21.400 gram.

Kedua barang haram itu diyakini berasal dari pengedar internasional lintas Aceh-Thailand-Malaysia.

Baca Juga: Polisi Gerebek Penampungan 16 Orang Calon PMI yang Akan Diberangkatkan ke Malaysia

Kapolres Aceh Utara, AKBP Riza Faisal, S.I.K., M.M., menyebutkan, para pelaku berinisial BU (30) dan MU (27) warga Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

“Mereka menjemput barang haram ini ke tengah laut, menggunakan boat dalam istilah nelayan disebut Oskadon ke perairan Malaysia, lalu masuk ke perairan Indonesia dan diturunkan di Pantai Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seuneuddon, Aceh Utara,” jelas AKBP Riza Faisal, S.I.K., M.M.

Pelaku berencana mengedarkan seluruh barang haram ditaksir Rp68 miliar lebih itu ke seluruh jaringan mereka yang ada di Indonesia.

Baca Juga: BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

“Saya tanya ke mereka, berapa jual barang haram itu, kalau sabu-sabu per kilogram Rp 1 miliar. Kalau ekstasi itu satu paket 163.000 senilai Rp 48,9 miliar,” jelas AKBP Riza Faisal, S.I.K., M.M.

Dia mengapresiasi kinerja anak buahnya yang mengendap dan menyelidiki kasus itu sepanjang malam di kawasan pantai.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X