Seorang Warga Meninggal dan Hampir 5000 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di Garut

- Senin, 26 September 2022 | 09:15 WIB
Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Garut, Jawa Barat. (Dok. BNPB Indonesia)
Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Garut, Jawa Barat. (Dok. BNPB Indonesia)

HALLO INDONESIA - Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Garut, Jawa Barat, telah merenggut nyawa seorang warga dan sebanyak 1.672 KK atau 4.876 jiwa terdampak.

Data yang dihimpun Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu 24 September 2022 pukul 18.50 WIB, sebanyak 17 desa di lima kecamatan telah terdampak banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Kamis 22 September 2022

Adapun desa yang terdampak meliputi Pameungpeuk, Paas, Mandalakasih, Sirnabakti dan Bojong Kidul di Kecamatan Pameungpeuk.

Baca Juga: Perusahaan Indonesia Sabet Penghargaan Manajemen Energi Tingkat Dunia

Kemudian Desa Sukamukti dan Desa Sukanagara di Kecamatan Cisompet. Berikutnya Desa Jayabakti di Kecamatan Banjarwangi.

Selanjutnya Desa Singajaya, Desa Karangagung, Desa Girimukti, Desa Pancasura dan Desa Sukamulya di Kecamatan Singajaya.

Adapun yang terakhir Desa Mekarwangi, Desa Mekarsari, Desa Simpang dan Desa Mekarmukti di Kecamatan Cibalong.

Baca Juga: Dinilai Sukses Pimpin Timnas, PSSI Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

Akibat peristiwa itu, ada 8 rumah rusak berat, 4 rusak sedang, 4 rusak ringan, 1.628 rumah terdampak, 7 tempat ibadah terdampak, 5 jembatan rusak, 4 titik jalan rusak dan 3 TPT turut terdampak.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X