Sungai Cipalebuh dan Cikaso Meluap, 3.702 Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Garut

- Senin, 26 September 2022 | 14:14 WIB
3.702 Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Garut.  (Dok. BNPB Indonesia)
3.702 Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Garut. (Dok. BNPB Indonesia)

HALLO INDONESIA - Banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat pada Kamis 22 September 2022 yang lalu mengakibatkan 1.213 KK / 3.702 jiwa terdampak.

Peristiwa tersebut terjadi pasca hujan deras menerjang lokasi tersebut sehingga menyebabkan debit air Sungai Cipelabuh dan Cikaso meluap dan merusak beberapa tanggul hingga permukiman warga.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Minggu 25 September 2022 pukul 18.20 WIB, terdapat satu warga mengalami luka berat dan masih dirawat di Rumah Sakit.

Baca Juga: MKD DPR Undang Ketua IPW Jadi Saksi Terkait dengan Kasus Private Jet Hendra Kurniawan

Selain itu juga berdampak pada kerugian infrastruktur seperti lima unit rumah rusak berat, 19 unit rumah rusak sedang dan 18 unit rumah rusak ringan, total 1.156 unit rumah terdampak dari bencana tersebut.

Kemudian terdapat beberapa fasilitas umum yang juga terdampak, antara lain 20 unit fasilitas pendidikan.

Delapan unit fasilitas ibadah, tiga tanggul penahan tebing, dan lima unit jembatan serta empat titik jalan juga mengalami kerusakan.

Baca Juga: PSSI Brencana Perpanjang Kontrak Pelatih Asal Korea Selatan, Shin Tae-yong

Pada saat kejadian, Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut bersama tim gabungan langsung menuju lokasi terdampak untuk melakuan evakuasi, penyelamatan korban dan pendataan.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X