Polda Jateng Ungkap 332 Kasus Curanmor, Silahkan Cek dan Ambil Gratis di Polres

- Selasa, 27 September 2022 | 15:54 WIB
Polda Jateng Berhasil Ungkap 332 Kasus Curanmor. (Dok. Tribratanews.polri.go.id)
Polda Jateng Berhasil Ungkap 332 Kasus Curanmor. (Dok. Tribratanews.polri.go.id)

HALLO IONDONESIA - Polda Jateng berhasil ungkap ratusan kasus pencurian pada operasi sikat jaran candi 2022 yang dilaksanakan pada 25 Agustus hingga 13 September 2022.

Kasus pencurian terbanyak selama operasi sikat jaran Candi terjadi di Polresta Banyumas yang mengungkap 42 kasus dan menangkap 31 tersangka.

Urutan kedua diduduki Polres Jepara dengan keberhasilan mengungkap 40 kasus dan menangkap 13 tersangka.

Baca Juga: Lembaga Penjamin Simpanan Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah Jadi 3,75 Persen

Kapolda Jateng Irjen. Pol. Ahmad Luthfi menerangkan, pada operasi sikat jaran candi 2022, Polda Jateng telah mengamankan barang bukti 418 kendaraan baik roda dua maupun roda 4.

Pelaku yang tertangkap berjumlah 389 orang. Kesemuanya telah ditetapkan tersangka.

"Operasi ini digelar menyeluruh dari tingkat Polsek, Polres, hingga Polda," jelasnya.

Baca Juga: KPK Sebut Ada Sebanyak 601 Perkara yang Terkait dengan Penyelewangan Dana Desa

Menurut Irjen. Pol. Ahmad Luthfi, bahwa pencurian kendaraan bermotor terdapat 332 kasus, pencurian ternak 6 kasus, pencurian barang berhaga 72 kasus, perampasan kendaraan bermotor 3 kasus.

"Modus operandi para pelaku saat melancarkan aksinya bersifat acak. Pelaku berpura-pura berkenalan dengan korban dan membawa kabur kendaraan milik korban."

"Selain itu pelaku memasuki rumah korban dengan cara memanjat ada juga pelaku pura-pura menjadi pembeli," jelas Kapolda.

Baca Juga: Hakim Agung Sudrajad Dimyati Punya Kotak Ajaib yang Dimodifikasi Mirip Kamus Bahasa Inggris

Dikatakannya pada operasi tersebut anggota Polda Jateng juga mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan satu keluarga. Hal itu terjadi di Kebumen.

"Jadi yang mencuri anaknya, penadah omnya, Tapi Polda Jateng mengambil inisiatif untuk mengambil langkah restoratif justice dan diselesaikan oleh para pihak."

"Ini merupakan bentuk penegakan hukum Polri dalam memberikan rasa keadilan pada masyarakat," terang Kapolda.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X