Tumpang Tindih Lahan Tambang di Sultra, Direksi PT GAN Hentikan Aktivitas Pertambangan Ilegal PT CSM

- Kamis, 24 November 2022 | 08:29 WIB
Tumpang Tindih Lahan Tambang di Sultra, Direksi PT GAN Hentikan Aktivitas Pertambangan Ilegal PT CSM (Dok. Hallo Sultra Media/Ardi)
Tumpang Tindih Lahan Tambang di Sultra, Direksi PT GAN Hentikan Aktivitas Pertambangan Ilegal PT CSM (Dok. Hallo Sultra Media/Ardi)

HALLO.ID - Puluhan Karyawan PT Golden Anugerah Nusantara (GAN) mengambil langkah tegas menghentikan aktivitas pertambangan diduga ilegal yang dilakukan oleh PT Citra Silika Malawa (CSM) Rabu 23 November 2022.

Humas PT.GAN, Mansiral Usman mengatakan eksekusi lahan pertambangan tersebut dilakukan lantaran sampai saat ini belum ada tindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH) terhadap PT CSM yang melakukan aktivitas pertambangan di atas lahan milik PT GAN.

Ia menjelaskan, kepemilikan lahan tempat PT CSM beraktivitas yang berada di Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan lahan atas nama PT GAN.

Baca Juga: Pertamina Salurkan 12 Ton Beras Bantu Dapur Umum untuk Korban Gempa Cianjur

Kepemilikan lahan tersebut dinilai telah berkekuatan hukum tetap, yakni melalui putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Nomor : 04/G/2020/PTUN-Kendari, dan diperkuat oleh keputusan Mahkamah Agung RI Nomor : 150/K.TUN/2021 tanggal 27 April 2021.

"Kami mewakili manajemen dan direktur untuk eksekusi lahan klien kami (PT GAN) yang sudah berkekuatan hukum tetap, sebagaimana dituangkan dalam putusan PTUN dan diperkuat dengan penetapan putusan Mahkama Agung," ujar Mansiral.

Mansiral Usman menjelaskan, eksekusi lahan tersebut dilakukan dengan pemasangan plank sebagai wujud kekuatan hukum yang sah dimiliki oleh PT.GAN atas lahan pertambangan yang dikuasai oleh PT CSM.

Baca Juga: Jepang Taklukkan Jerman 2-1 di Piala Dunia 2022, Pelatih Hajime Moriyasu: Ini Kemenangan Bersejarah

"Jadi dasar hukum kami datang eksekusi lahan ini, karena sampai saat ini belum ada aparat hukum yang melakukan eksekusi sesuai salinan putusan PTUN yang kami bawa hari ini, termaksud salinan putusan dari Mahkama Agung," ungkapnya.

Mansiral menerangkan, IUP PT CSM tumpang tindih dan mengklaim bahwa IUP tersebut lebih dulu terbit ketimbang IUP milik PT GAN.

Halaman:

Editor: Emil Rusmawansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X