Puluhan Wartawan Jombang Belajar Produksi Tanaman Sayuran Organik di Batu Jawa Timur

- Sabtu, 26 November 2022 | 22:02 WIB
Ketua Kelompok Wanita Tani RW 02 Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menunjukkan tanaman organik pada wartawan dari PWI Jombang. FOTO: Zainul Arifin
Ketua Kelompok Wanita Tani RW 02 Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menunjukkan tanaman organik pada wartawan dari PWI Jombang. FOTO: Zainul Arifin

HALLO.ID - Kampung organik RW 2, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur menjadi rujukan puluhan orang wartawan Jombang untuk menimba pengetahuan budidaya sayuran organik yang berhasil dikelola dan dikembangkan kelompok wanita tani (KWT) Mukti Asih. 

Puluhan jurnalis yang belajar pengetahuan tanaman sayuran organik iti tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang. Studi banding selama dua hari, Jumat dan Sabtu, 25-26 November dengan tujuan dapat mencontoh dan menerapkan di Kota Santri Jombang

Para wartawan dari berbagai media di Jombang itu melihat secara langsung tanaman sayuran organik di lingkungan RT 02 desa Mojorejo. Bermacam jenis sayuran ditanam di berbagai tempat. Ada yang di pekarangan depan rumah hingga di atas rumah warga.

Baca Juga: 10 Pemain Piala Dunia FIFA Terkaya Sepanjang Mas

Baca Juga: Jelang Pembukaan Porprov Sultra XIV, Wasit Cabor Sepakbola Dikabarkan Mengundurkan Diri

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Jebol Gawang Ghana di Piala Dunia 2022, Sempat Marah Selebari Siu-nya Ditiru Osman Bakari

Tak hanya melihat beragam tanaman organik, para wartawan juga diberikan pengetahuan luas tentang menanam sayuran dengan sistem alami.

Kepala desa Mojorejo Rujito ada banyak potensi di desanya. Selain menjadi kampung organik, desanya dalam bidang sosial budaya juga sebagai kampung keberagaman umat beragama, dan UMKM produksi singkong serta budidaya ikan.

"Mudah-mudahan bisa menemukan sesuai sumber inspirasi dan bisa dikembangkan di Kabupaten Jombang," ujar Rujito saat menerima kunjungan para wartawan di Balai desa, Jumat 25 November 2022.

Sujito mengatakan, untuk budidaya sayuran organik, selama ini dikelola masyarakat RW 2 yakni KWT dan semakin berkembang dalam 4 tahun terakhir ini. 

Halaman:

Editor: Zainul Arifin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Wilayah Kota Bogor

Sabtu, 4 Februari 2023 | 08:33 WIB
X