Pilihan Terbaik Jokowi Adalah Mendukung Anies Baswedan, Bukan Capres Lainnya

- Kamis, 25 November 2021 | 18:28 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok. Setkab RI)
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok. Setkab RI)

HALLO INDONESIA - Perseteruan Jokowi-Mega sudah bukan rahasia umum lagi. Ini terjadi sejak awal Jokowi jadi presiden 2014.

Bermula saat Maruar Sirait akan dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi menpora, mendadak harus dibatalkan.

Kabarnya, Maruar bukan orang yang direkomendasikan Ketum PDIP.

Baca Juga: Pemerintah Harus Fokus pada Upaya Implementasi Pendanaan dan Pembayaran Pesangon

Saat ini, Maruar, tokoh muda yang cukup cerdas ini, hampir tidak pernah muncul ke publik. Kenapa? Tentu ini menjadi pertanyaan tersendiri.

Perseteruan Jokowi dan Mega terus terjadi oleh faktor kepentingan yang berbeda.

Istilah "petugas partai" tentu mengganggu kewibawaan dan keleluasaan Jokowi sebagai orang nomor satu di Indonesia.

Baca Juga: Proses Transisi Energi Presiden Jokowi Berpotensi Tersandung Proyek 35.000 MW

Jauh lebih elegan kalau disebut "pelayan rakyat". Artinya mengemban amanah dari rakyat.

Perseteruan Jokowi-Mega telah banyak mempengaruhi dinamika perpolitikan di negeri ini.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X