Satu Lagi Pertanda KPK Mulai Hilang Akal Sehat, Rekrut Koruptor Jadi Penyuluh Anti Korupsi

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:10 WIB
Ilustrasi gedung Merah Putih KPK.  (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi gedung Merah Putih KPK. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Rencana KPK untuk melibatkan nara pidana koruptor dalam melakukan penyuluhan anti korupsi adalah sesuatu hal di luar akal sehat.

Koruptor itu bukan teladan tetapi profil yang memalukan. Aneh, apa yang sebenarnya ada dalam benak para pimpinan KPK saat ini?

Sejak Firli Bahuri memimpin KPK rasanya lembaga anti rasuah ini ruwet terus. Firli memang tidak kompeten.

Baca Juga: Rumah Warga Kabupaten Pulang Pisau di Tiga Desa, Masih Tergenang Banjir

Nafsu Kepolisian menempatkan perwiranya dimana-mana sangat tidak konstruktif.

Tidak mampu menangkap Masiku, gonjang-ganjing TWK, dan kini koruptor yang menjadi penyuluh anti korupsi.

Fasilitas Lapas untuk koruptor itu ternyaman yang jauh bila dibanding dengan pelaku kejahatan lain seperti pembunuh, perampok, atau teroris.

Baca Juga: Kotawaringin Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Hingga 5 September 2021

Dengan kenyamanannya koruptor tidak "menderita" sehingga psikologis efek jera minim. Bahkan koruptor dianggap bukan penjahat.

Dalam kasus terkini korupsi Juliari Batubara ternyata Hakim masih bersimpati atau mengasihani atas hinaan publik.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X