Ustaz Ditembak Mati Ketika Salat Maghrib di Tangerang, Fadli Zon Ingatkan Gerakan PKI

- Senin, 20 September 2021 | 13:40 WIB
Legislator Senayan dari fraksi Gerindra, Fadli Zon. (Instagram.com/@fadlizon)
Legislator Senayan dari fraksi Gerindra, Fadli Zon. (Instagram.com/@fadlizon)

HALLO INDONESIA - Legislator Senayan dari fraksi Gerindra, Fadli Zon turut menyampaikan rasa berdukacita atas insiden seorang ustaz di tembak mati ketika setelah salat maghrib di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, Minggu malam, 19 September 2021.

"Innalillahi wainnailaihi raajiun, turut berdukacita sedalam-dalm-nya, semoga Allahyarham Ustadz korban penembakan diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT, " cuit Fadli Zon di akun twitter-nya dikutip Hallo.id, Senin, 20 September 2021.

Bahkan, kata Fadli, insiden penembakan yang dilakukan orang tak dikenal tersebut mengingatkan aksi-aksi PKI menjelang Gerakan 30 September 1965.

Baca Juga: Filosofi Satu Tungku Tiga Batu Cermin Toleransi Umat Beragama di Kabupaten Fakfak

"Teror ini mengingatkan kita seperti aksi-aksi sepihak PKI jelang G30S/PKI 1965," cuit @fadlizon

Sebelumnya ramai diberitakan, seorang ustaz ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) dengan jaket Ojek Daring.

Ustaz bernama Arman alias Alex ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mulya, namun nyawanya tak tertolong.

Baca Juga: Legenda Kota Blitar yang di Masa Lalu Berasal dari Hamparan Hutan yang Tidak Terjamah Manusia

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: twitter @fadlizon

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X