Buntut Arogansi Polisi Banting Mahasiswa, Kapolri Diminta Evaluasi Jargon Polri Presisi

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:16 WIB
Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo. (Dok. humas.polri.go.id)
Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo. (Dok. humas.polri.go.id)

HALLO INDONESIA - Ketua Umum PB HMI Romadhon JASN menyayangkan tindakan arogansi polisi banting mahasiswa saat melakukan aksi demonstrasi di Kabupaten Tangerang.

Menurut dia, tindakan tersebut tidak mencerminkan jargol transformasi Polri presisi.

"Tindakan arogansi ini sama sekali tidak mencerminkan jargon Polri presisi, kami sangat menyayangkan," ujar Romadhon JASN kepada awak media di Jakarta.

Baca Juga: Apple Sebut Sistem Operasi IOS Lebih Aman dari Android

Romadhon juga menuturkan prilaku serta tindakan arogansi oknum aparat polisi tersebut menciderai serta merusak citra dan marwah institusi Polri.

Yang selama ini gencar menampilkan jargon transformasi yang presisi yaitu prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan.

"Yang jelas tindakan oknom polisi itu merusak citra dan marwah institusi Polri, publik bertanya dimana jargon Polri presisi yang katanya humanis," tuturnya

Baca Juga: Atlet Pencak Silat Asal Jawa Tengah Ini Berhasil Meraih Perunggu, Padahal Sedang Hamil

Tak hanya itu menurut Romadhon JASN tindakan tersebut bisa merusak dan menciderai nama Kapolri sebagai pucuk pimpinan di Korps Bhayangkara.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: HMI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X