Aliran Uang Dugaan Suap dan Gratifikasi Haji Momo dan PT Makassar Indah Kepada Nurdin Abdullah

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:14 WIB
Sidang lanjutan dugaan korupsi berupa suap dan gratifikasi yang mendudukkan Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif, Nurdin Abdullah sebagai terdakwa.  (Dok.Hallo.id/Akbar Nur Qadri )
Sidang lanjutan dugaan korupsi berupa suap dan gratifikasi yang mendudukkan Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif, Nurdin Abdullah sebagai terdakwa. (Dok.Hallo.id/Akbar Nur Qadri )

 

HALLO INDONESIA - Aliran uang dugaan suap dan gratifikasi yang diberikan kontraktor Nurwadi Bin Pakki alias Haji Momo dan PT Makassar Indah Graha Sarana (MIGS) kepada Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif, Nurdin Abdullah kian terang benderang.

 Uang sebesar Rp2 miliar yang bersumber dari dua kontraktor besar itu diduga kuat digunakan Nurdin Abdullah untuk biaya operasional pembelian dua unit jetski dan satu mesin speatbod.

Barang tersebut dibeli Nurdin Abdullah melalui anak bungsunya M Fathul Fauzi alias Uji dari Manajer Jetski Safari Makassar, Muhammad Irham Samad dan legislator DPRD Makassar dari fraksi Gerindra, Eric Horas.

Baca Juga: Kapolda Sulsel Merdisyam Ungkap 5 Hal terkait Kasus Dugaan Ayah Perkosa 3 Anak di Luwu Timur

Adapun uang dari Haji Momo dan pihak PT Makassar Indah nominalnya masing -masing sebanyak Rp1 miliar yang dikumpulkan oleh mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Sari Pudjiastuti.

Sari Pudjiastuti mengaku dirinya mengambil uang dari Haji Momo dan pihak PT Makassar Indah atas perintah Nurdin Abdullah di rumah Jabatan Gubernur, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, sekitar bulan Desember 2020.

“Bulan Desember 2020, saya kebetulan ke rumah jabatan Gubernur, beliau menyampaikan kepada saya membutuhkan biaya operasional Rp2 miliar,” kata Sari dalam kesaksiannya di sidang dugaan korupsi terdakwa Nurdin Abdullah di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis 7 Oktober 2021 lalu.

Baca Juga: Kemenparekraf Gelar Konferensi Internasional Conference Heritage of Toba Optimalkan Potensi Destinasi


Saat itu, diakui Sari sempat kebingungan ingin meminta uang sebanyak itu kepada siapa, namun Nurdin Abdullah mengarahkannya untuk menghubungi Haji Momo dan PT Makassar Indah Graha milik kontraktor senior Jhon Teodore.

Halaman:

Editor: Akbar Nur Qadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X