Jaksa Agung Keluarkan Pedoman Tuntutan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkotika

- Senin, 8 November 2021 | 07:44 WIB
Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin.  (Instagram.com/@jaksa_agungri)
Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin. (Instagram.com/@jaksa_agungri)

HALLO INDONESIA - Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengeluarkan pedoman kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara penyalahgunaan narkotika.

Pedoman tersebut bernomor 18 tahun 2021 sebagai acuan JPU agar tuntutan kepada terdakwa penyalahgunaan narkotika melalui rehabilitasi.

Tujuan dari pedoman ini untuk mengurangi masalah over kapasitas di lembaga permasyarakatan, sehingga jaksa dapat mengoptimalkan opsi hukuman rehabilitasi.

Baca Juga: Indro Ungkap Hoegeng Sosok Polisi Punya Peran Penting bagi Warkop DKI

“Latar belakang dikeluarkannya pedoman tersebut memperhatikan sistem peradilan pidana cenderung punitif. "

"Tercermin dari jumlah penghuni lembaga permasyarakatan yang melebihi kapasitas (overcrowding) dan sebagian besar merupakan narapidana tindak pidana narkotika,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui siaran persnya dikutip, Senin, 8 November 2021.

Leonard menegaskan bahwa opsi rehabilitasi juga merupakan mekanisme yang tidak dapat dipisahkan dari keadilan restoratif atau restorative justice.

Baca Juga: BMKG Rilis Status Siaga Bogor, Ade Yasin Minta Warga Siaga Banjir Diprediksi 7-8 November 2021 Hujan Lebat

“Penyelesaian penanganan perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika melalui rehabilitasi merupakan mekanisme yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan keadilan restoratif,” kata Leonard.

Halaman:

Editor: Akbar Nur Qadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X