Nurdin Abdullah Bacakan Pledoi, Ingin Bebas untuk Lanjutkan Pembangunan di Sulsel

- Selasa, 23 November 2021 | 13:29 WIB
Sidang lanjutan dugaan korupsi berupa suap dan gratifikasi yang mendudukkan Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah sebagai terdakwa digelar secara virtual di Pengadilan Tipikor Negeri Makassar.  (Dok.Hallo.id/Akbar Nur Qadri)
Sidang lanjutan dugaan korupsi berupa suap dan gratifikasi yang mendudukkan Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah sebagai terdakwa digelar secara virtual di Pengadilan Tipikor Negeri Makassar. (Dok.Hallo.id/Akbar Nur Qadri)

HALLO INDONESIA - Sidang lanjutan dugaan korupsi berupa suap dan gratifikasi yang mendudukkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif, Nurdin Abdullah sebagai terdakwa kembali digelar.

Sidang tersebut berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Negeri Makassar, Selasa, 23 November 2021.

Agenda sidang kali ini pembacaan nota pembelaan atau pledoi dari Nurdin Abdullah atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK).

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Malam ini: Aldebaran Dapat Kabar dari Riza Soal Tingkah Irvan yang Mencurigakan

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai, Ibrahim Palino, Nurdin Abdullah meminta keadilan untuk membebaskannya dari tuntutan JPU KPK. 

“Saya memohon kepada yang mulia majelis hakim sebagai pintu terakhir penjaga keadilan, mohon bebaskan saya dari segala dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum,” pintanya. 

Bahkan Nurdin Abdullah menyayangkan kelakuan bawahannya yakni Eks Kabiro Pengadaan Barang dan Jasa Sulsel, Sari Pudjiastuti dan Eks Sekdis PUTR Sulsel, Edy Rahmat.

Baca Juga: Bahas Umrah dengan Menteri Haji Saudi, Menag Yaqut: Insya Allah akan Ada Kabar Baik

“Saya tidak menyangka bahwa kepercayaan saya bertahun-tahun disalahgunakan oleh mereka (Sari dan Edy), namun melalui pengadilan ini semua kesaksian para saksi membuka mata saya bahwa sistem di Pemprov Sulsel masih membutuhkan perbaikan,” bebernya.

Halaman:

Editor: Akbar Nur Qadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X