Keterlibatan Publik Diperlukan dalam Proses Seleksi Anggota KPU dan Bawaslu

- Senin, 10 Januari 2022 | 08:48 WIB
Gedung KPU. (Dok. kpu-sanggaukab.go.id)
Gedung KPU. (Dok. kpu-sanggaukab.go.id)

HALLO INDONESIA - Direktur Democracy and Electoral Partnership (DEEP) Neni Nur Hayati mengimbau Timsel KPU Bawaslu masa jabatan 2022-2027 dapat membuka nama-nama peserta.

Hal ini sebagai upaya memicu partisipasi publik dalam proses seleksi.

“Agar publik juga bisa melakukan pengawalan terhadap proses seleksi dan memastikan bagaimana figur-figur terpilih itu betul-betul kredibel,” kata Neni, Minggu 9 Januari 2022.

Baca Juga: Pasca Gempa M 5,2 dan 5,5, Halamahera Utara Diguncang 50 Gempa Susulan

Tim seleksi, katanya dapat memaksimalkan dan meningkatkan keterbukaan, transparansi.

Serta akuntabilitas dalam proses seleksi penyelenggara pemilu dengan cara membuka kepada publik nama-nama pendaftar seleksi dan latar belakang mereka.

Apalagi, tim seleksi juga membuka pendaftaran secara daring.

Baca Juga: Hampir 3 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Kabupaten Malinau, Tidak Ada Pengungsian

Daya dukung teknologi dan informasi seharusnya memudahkan panitia seleksi untuk membuka nama-nama pendaftar sejak awal.

Tidak hanya setelah lolos dari tahapan seleksi administrasi, kata Neni.

“Keterbukaan ini kan tidak mengganggu kredibilitas tim seleksi, juga tidak mengganggu kredibilitas pendaftar,” ujar Neni.

Baca Juga: Satu Warga Meninggal Dunia dan Satu Lainnya Hilangnya, Saat Jember Dilanda Banjir

Saat ini, tuturnya, publik hanya dapat melihat jumlah peserta seleksi yang mendaftar saja.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X