Ferdinand Hutahaean akan Ajukan Praperadilan, Begini Respons Bareskrim Polri

- Selasa, 11 Januari 2022 | 16:19 WIB
Mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. (Instagram.com/@ferdinand_hutahaean)
Mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. (Instagram.com/@ferdinand_hutahaean)

HALLO INDONESIA - Penyidik Bareskrim Polri mempersilakan mantan Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean jika ingin mengajukan gugatan Praperadilan.

Mengenai status tersangkanya.

Ferdinand sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian yang mengandung unsur SARA, usai menjalani pemeriksaan selama 11 jam di Bareskrim Polri.

Baca Juga: Tolak Tanggung Jawab Usai Tabrak Motor, Mobil Warna Hitam Jadi Sasaran Amuk Warga

"Itu semua hak tersangka dan kuasa hukumnya, silakan saja," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa 11 Januari 2022.

Sebelumnya, Polri membeberkan alasan di balik penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan penyidik terhadap Ferdinand Hutahaean.

Alasan pertama karena dikhawatirkan Ferdinand akan melarikan diri.

Baca Juga: Polda Banten Pastikan Ledakan Kuat di Pandeglang Tidak Terkait dengan Terorisme

Kemudian, penahanan dilakukan agar tersangka tidak mengulangi perbuatannya serta menghilangkan barang bukti.

"Lalu untuk alasan objektif, ancaman yang dikenakan ke tersangka FH ini di atas dari 5 tahun," terangnya.

Dalam kasus ini, Ferdinand dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang, Polisi Deteksi Tes Kebohongan Randy Badjideh

Ferdinand tidak dikenakan pasal terkait penistaan agama.

"Ancaman 10 tahun penjara," pungkas Jenderal bintang satu tersebut.***

Baca Juga: Anggota DPRD Kota Depok Nurdin Al Ardisoma Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X