Soal Tersangka Ferdinand Hutahaean, Kejagung Sudah Terima SPDP dari Bareskrim Polri

- Kamis, 13 Januari 2022 | 16:45 WIB
Ferdinand Hutahaean.  (Instagram.com/@ferdinand_hutahaean)
Ferdinand Hutahaean. (Instagram.com/@ferdinand_hutahaean)

HALLO INDONESIA - Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) telah menerima surat pemberitahuan.

Dimulainya penyidikan atau SPDP dari Bareskrim Polri dengan tersangka Ferdinand Hutahaean (FH).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Simanjutnak mengatakan Ferdinand Hutahaean (FH) terjerat kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi SARA melalui cuitan Twitter.

Baca Juga: Candi Prambanan dan Borobudur Jadi Tempat Peribadatan Umat Hindu dan Buddha

"Jampidum telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri."Kata Leonard.

"Terhadap Dugaan Tindak Pidana Menyebarkan Informasi yang Ditujukan Untuk Menimbulkan Rasa Kebencian atau Permusuhan Individu dan/atau Kelompok Masyarakat Tertentu Berdasarkan Atas SARA."

"Dan/atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, serta menimbulkan keonaran di kalangan rakyat melalui media sosial atas nama tersangka FH," jelas Leonard dalam keterangannya, Rabu 12 Januari 2022.

Baca Juga: Longsor yang Tutup Jalan Cadas Pangeran Sumedang Sudah Bisa Ditangani

Leonard menjelaskan, SPDP dikirim Polri sejak 6 Januari 2022 dan diterima oleh Sekretariat Jampidum pada 10 Januari 2022.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X