KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Suap Bupati Penajam Paser Utara ke Partai Demokrat.

- Jumat, 14 Januari 2022 | 15:42 WIB
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud. (Instagram.com/@abdulgafurmasud)
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud. (Instagram.com/@abdulgafurmasud)

HALLO INDONESIA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami dugaan aliran dana kasus suap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud ke Partai Demokrat.

Abdul Gafur sendiri merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan.

Begitu juga dengan Nur Afifah Balqis selaku bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga: Mobil Bandar Sabu Tabrak Motor dan Bangunan Warga Tangsel Saat Melarikan Diri

"Termasuk apakah ada dugaan aliran dana ke partai itu tentunya akan kita dalami," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Kamis 13 Januari 2022.

Alex menjelaskan, dalam perkara ini Nur Afifah diduga berperan dalam menampung uang suap yang diterima Abdul Gafur yang kemudian disimpan di rekening atas nama Nur Afifah.

"Tersangka AGM (Abdul Gafur) diduga bersama tersangka NA (Nur Afifah)."

Baca Juga: Penyidik KPK akan Periksa Mantan Camat Rawa Lumbu Terkait Dugaan Suap di Bekasi

"Menerima dan menyimpan serta mengelola uang-uang yang diterimanya dari para rekanan di dalam rekening bank milik tersangka NA yang selanjutnya dipergunakan untuk keperluan tersangka AGM," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Operasi senyap itu dikabarkan berlangsung sejak Rabu 12 Januari 2022 sampai Kamis 13 Januari 2022 dini hari.

Baca Juga: Barang Bukti Tembakau Gorilla Seret Komika Fico Fachriza Berurusan dengan Hukum

Dari hasil OTT tersebut sebanyak lima orang ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud.

Abdul disebut korupsi dari tiga proyek senilai Rp179,9 miliar.

Tiga proyek tersebut antara lain proyek multiyears peningkatan jalan Sotek dengan anggaran Rp112 miliar.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X