Pemerintah Diminta Audit Investigasi Ormas-ormas Islam yang Disusupi Kelompok Radikal

- Minggu, 23 Januari 2022 | 17:20 WIB
Ilustrasi teroris. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi teroris. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur bin Ali Mahdi Al Hamid, meminta pemerintah melakukan audit investigasi terhadap ormas-ormas islam di Indonesia, yang dicurigai disusupi kelompok radikal.

Tujuannya, untuk mengetahui aktivitas kegiatan dari program kerjanya, maupun sumber pendanaan ormas-ormas tersebut.

"Sebaiknya yang dibawah koordinasi Kemenko Polhukam, disitu kan ada Kemendagri, Kemenlu, Kemenkumham, Kominfo, TNI, Polri, dan lainnya, dan juga meminta informasi dari BIN, sebaiknya harus berani untuk mengadakan penelitian khusus dan audit kinerja ormas-ormas Islam yang dicurigai beraliran radikal," kata Habib Syakur dalam keterangannya, Minggu, 23 Januari 2022.

Baca Juga: Larangan Anggota TNI Polri AktifJadi Pj Gubernur Dinilai Langkah Maju Demokrasi

Ia menjelaskan, alasannya menyarankan melakukan audit investigasi, ialah karena sangat rentan kelompok radikal pengusung khilafah menyebarkan dakwah dengan berselimut ormas Islam.

Salah satu tujuan audit ini ialah untuk menjaga ormas-ormas Islam yang benar-benar bermanfaat bagi umat maupun bangsa, umumnya.

"Jadi, disini Densus 88, BNTP, TNI-Polri, Kemendagri, BIN, harus berani untuk mengadakan audit kinerja ormas-ormas islam tersebut. Karena rentan muncul perselisihan," tuturnya.

Baca Juga: Politisi PDIP Rifqinizamy Karsayuda Sarankan Jadwal Pemilu Harus Bebas dari Kepentingan

Terlebih, lanjutnya, ormas Islam tersebut seakan-akan mendukung Ideologi Pancasila.

Padahal, mereka hanya untuk menghindari dari pantauan-pantauan pemerintah dan masyarakat.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X