Menko Mahfud MD Minta Ahli Hukum Tata Negara Tidak Terjebak Pandangan Politik

- Kamis, 19 Mei 2022 | 13:52 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD. (Instagram.com/@mohmahfudmd)
Menko Polhukam Mahfud MD. (Instagram.com/@mohmahfudmd)

HALLO INDONESIA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD meminta ahli hukum tata negara yang tergabung dalam Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara/Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN).

untuk selalu bepikir jernih, bebas, dan tidak terjebak dalam pandangan politik yang memihak.

Hal ini ditegaskan Mahfud saat berbicara dalam acara Simposium Nasional Hukum Tata Negara, Rabu 18 Mei 2022 di Bali.

Baca Juga: Bersama Tengku Shafick, Dinda Putri Suguhkan Kesedihan Dibully

“Ini adalah asosiasi ahli hukum, hukum tata negara dan hukum administrasi negara. Jadi saudara harus berpikir jernih sebagai ahli hukum. Kenapa ini penting? Ada dua hal; pertama, sering ahli hukum itu terjebak dalam pandangan-pandangan politik yang memihak."

"Itu sering terjadi, sehingga kalau ada sesuatu diantara hukum tata negara sendiri ribut, yang ini begini yang itu begitu, tapi sebenarnya perbedaan pandangan tidak apa-apa dalam ilmu. Tapi kalau terlibat dalam dukung mendukung agenda politik yang kemudian tidak jernih, keluar dari intelektualitas, maka itu tidak bagus,” papar Mahfud.

Mahfud yang juga Ketua Dewan Pembina APHTN-HAN ini juga mewanti-wanti pakar hukum yang tergabung dalam APHTN-HAN agar tidak salah dalam melakukan analisis hukum.

Baca Juga: Polisi Tak Temukan Jejak Rem Bus dalam Olah TKP Kecelakaan Maut di Tol Surabaya Mojokerto

“Ilmuwan, organisasi akademisi seperti saudara itu harus jernih. Yang kedua, juga jangan salah dalam melakukan analisis hukum,” tegas Mahfud.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X