Pelapor Roy Suryo Dicecar 25 Pertanyaan dalam Kasus Patung Borobudur Mirip Jokowi

- Rabu, 29 Juni 2022 | 16:16 WIB
Pakar telematika Roy Suryo.  (Twitter.com/@KMRTRoySuryo2)
Pakar telematika Roy Suryo. (Twitter.com/@KMRTRoySuryo2)

HALLO INDONESIA - Kuasa hukum perwakilan umat Budha, Herna Sutana telah selesai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait laporan kasus unggahan editan foto patung Budha Candi Borobudur.

Herna bersama saksi menjalani pemeriksaan dari pukul 11.00 WIB sampai pukul 19.39 WIB.

“Kita hari ini memberikan keterangan kepada penyidik terkait laporan dari Pak Kurniawan (pelapor) dan sekaligus hari ini juga keterangan dari saksi-saksi, di sini ada Pak Ade dan Pak Edi,” ujar Herna kepada wartawan, Selasa 28 Juni 2022.

Baca Juga: Jokowi Tiba di Kyiv, Berikut Ini Agendanya di Ukraina Termasuk Bertemu Presiden Zalenskyy

Kepada wartawan, Herna menyebut kliennya menerima beberapa pertanyaan seputar tentang unggahan dari pihak terlapor.

“Total ada yang 24, ada yang 25,” ungkapnya.

“Pertanyaan seputar tentang unggahannya terlapor (Roy Suryo)."

Baca Juga: 6 Orang Begal Rampas Motor dan Handphone di Depok, Korban Diancam dengan Senjata Clurit

"Saya sebagai umat Budha dan juga sebagai kuasa hukum mendampingi pemeriksaan dan semuanya berjalan baik dan lancar,,” sambungnya.

Karena baru pemeriksaan awal, Herna mengaku belum bisa berbicara banyak terkait rincian pemeriksaan.

Yang pasti, pihak pelapor berharap polisi bisa menuntaskan proses hukum terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo selaku pemilik akun @KRMTRoySuryo2.

Baca Juga: Cegah Kecelakaan di Tol Cipularang, Polisi Lakukan Sejumlah Upaya Termasuk Gelar Ramp Check

Herna berharap laporannya ditindaklanjuti untuk diproses dengan baik secara hukum karena hak hukum semua warga negara Indonesia itu dijamin oleh konstitusi.

"Kami berharap bahwa laporan kami ini ditindaklanjuti sama halnya dengan apa yang sudah terjadi di negara ini sebelumnya terkait dengan masalah, yaitu entah penistaan penodaan yang terkait keyakinan itu diproses secara hukum."

"Dan kami berharap perlakuan itu sama diberikan kepada kami," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X