Kapolri Himbau agar Tak Ada Upaya Pecah Belah dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024

- Jumat, 9 September 2022 | 13:44 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Humas.polri.go.id)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Humas.polri.go.id)

HALLO INDONESIA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau agar tidak ada upaya polarisasi atau memecah belah masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Kondisi keamanan, ancaman polarisasi. Tentunya, pengalaman 2019 tidak boleh terjadi lagi, tidak boleh pakai politik identitas,” ujar Kapolri dalam penutupan Konsolidasi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dikutip dari laman NTMC Polri, Jumat 9 September 2022.

Sigit menuturkan, dalam situasi dan kondisi global yang tidak menentu seperti saat ini, modal utama bangsa Indonesia yang harus terus dijaga adalah persatuan dan kesatuan di seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: KPK Siap Usut Tuntas Kasus Dugaan Suap di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan

Menjelang Pemilu 2024, masing-masing calon yang akan ikut serta dalam persaingan politik bisa adu program untuk kemajuan Indonesia.

Visi dan misi masing-masing calon harus diperkuat dan tidak menyebabkan perpecahan.

“Yang harus kita jaga pada 2024 adalah bagaimana masing-masing calon bisa melaksanakan adu program kerja yang positif."

Baca Juga: Warganet Indonesia Paling Tidak Sopan, MUI: Keluarga Bisa Perbaiki Akhlak Bermedia Sosial

"Jadi, hal-hal yang berpotensi menimbulkan perpecahan tolong ditinggalkan,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X