Kementerian Agama Beri Tanggapan Terkait Beredarnya Tabloid Kampanye di Masjid

- Kamis, 29 September 2022 | 08:47 WIB
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin.  (Dok. Baznas.go.id)
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin. (Dok. Baznas.go.id)

HALLO INDONESIA - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau masjid tidak boleh menjadi tempat atau ajang kampanye.

Alasannya bisa memecah belah umat Islam

"Tabloid yang kira-kira berpotensi menghasut memecah belah sebaiknya jangan."

Baca Juga: Penegak Hukum Didesak Usut Proyek Pengadaan Alat Fogging di Dinas Kesehatan Makassar

"Karena itu sangat tidak produktif untuk Indonesia kita," terang Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin kepada awak media, Rabu 28 September 2022.

Hal itu menanggapi tabloid berbau kampanye beredar di masjid.

Menurut Kamaruddin, bukan tidak mungkin pihak Kemenag akan membuat aturan berkenaan larangan itu.

Baca Juga: Perkenalkan Konversi Energi di Kehidupan Sehari - Hari, SDIT NF Hadirkan Pemateri Kompeten

Lantaran, Masjid adalah tempat suci dan penting bagi umat Islam.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengamat Membaca Efek Politik Pertemuan Anies-Gibran

Rabu, 16 November 2022 | 15:39 WIB
X