Fatwa MUI Terkait LGBT: Haram dan Pelaku Bisa Dijerat Hukuman Mati

- Jumat, 20 Mei 2022 | 08:59 WIB
MUI telah mengeluarkan Fatwa No. 57 Tahun 2014 tentang LGBT dengan menyebut hukumnya haram dan pelaku bisa dijerat hukuman mati. (Dok. MUI.or.id)
MUI telah mengeluarkan Fatwa No. 57 Tahun 2014 tentang LGBT dengan menyebut hukumnya haram dan pelaku bisa dijerat hukuman mati. (Dok. MUI.or.id)

HALLO INDONESIA - Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang merupakan kelainan pada orientasi seksual menjadi sebuah gerakan yang cukup massif dilakukan oleh para pelaku dan pendukung LGBT agar dapat diterima oleh masyarakat dan negara.

Bahkan, para pelaku dan pendukung LGBT melakukan gerakan tersebut secara terang-terangan khususnya di media sosial.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah mengeluarkan Fatwa Nomor 57 Tahun 2014 Tentang Lesbian, Gay, Sodomi (LGBT) dan Pencabulan.

Baca Juga: Komisi Hukum dan HAM MUI: Kampanye LGBT Bisa Dijerat Hukum

Dalam fatwa yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa MUI Prof Dr Hasanuddin AF dan Sekretaris Komisi Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh kala itu dijelaskan ketentuan hukum sebagai berikut:

Sedangkan Gay, adalah aktivitas seksual yang dilakukan antara laki-laki dengan laki-laki.

Dalam fatwa tersebut dijelaskan, bahwa orientasi seksual terhadap sesama jenis adalah kelainan yang harus disembuhkan. Selain itu, orientasi seksual sesama jenis ini juga ditegaskan sebagai bentuk dari penyimpangan yang harus diluruskan.

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Aksi Bullying Terhadap Remaja yang Disundut Rokok di Tangsel

“Homoseksual, baik lesbian maupun gay hukumnya haram, dan merupakan bentuk kejahatan (jarimah),” tegas isi fatwa tersebut.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: mui.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Tetapkan Vaksin Merah Putih Suci dan Halal

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:16 WIB
X