Muhamadiyah Sebut Promosi yang Dilakukan Holywings Bentuk Sikap Ekstrimisme dan Anti Agama

- Senin, 4 Juli 2022 | 13:14 WIB
Ilustrasi Holywings. Promosi yang dilakukan oleh Holywings yang menggunakan nama Muhammad dan Maria, menurut Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti merupakan salah satu bentuk sikap ekstrimisme. (Instagram.com@eat.drink.journey)
Ilustrasi Holywings. Promosi yang dilakukan oleh Holywings yang menggunakan nama Muhammad dan Maria, menurut Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti merupakan salah satu bentuk sikap ekstrimisme. (Instagram.com@eat.drink.journey)

HALLO INDONESIA - Promosi yang dilakukan oleh Holywings yang menggunakan nama Muhammad dan Maria, menurut Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti merupakan salah satu bentuk sikap ekstrimisme.

Dia beralasan bahwa, mereka melakukan penyerangan terhadap keyakinan agama.

Mu’ti menegaskan bahwa kejadian itu tidak semata-mata motif bisnis. Tetapi di balik dari promosi Hollywings itu terdapat ideologi-ideologi yang sejak awal tidak suka atau anti agama.

Baca Juga: Ditutup Permanen, Wagub Pastikan Holywings Tidak Dapat Dibuka Kembali untuk Beroperasi

“Mereka juga berusaha untuk mendiskreditkan agama, atau memancing kemarahan umat beragama. Jadi tidak purely economic, tidak murni ekonomi”. Ucapnya.

Mu’ti menduga, dalam konteks yang lebih luas terkait kejadian itu ada gerakan-gerakan ultra nasionalis yang juga memiliki sisi ekstrim.

Kejadian tersebut menegaskan bahwa ekstrimisme tidak mesti berlatar belakang atau bermotif agama.

Baca Juga: Menag Sampaikan Pesan untuk Petugas dan Jemaah Haji Jelang Wukuf di Arafah

Terkait dengan problematika definisi radikalisme dan deradikalisasi, sejak awal Muhammadiyah konsisten menggunakan kata moderast atau moderasi dalam melakukan konter terhadap tindakan maupun pandangan radikal dan ekstrim.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X