Doa yang Dianjurkan Dibaca di Bulan Muharram, Arab, Latin dan Terjemahannya

- Minggu, 31 Juli 2022 | 20:49 WIB
Ilustrasi Orang Berdoa. Tahun baru Hijriyah berakhir pada saat Maghrib dengan berakhirnya bulan Dzulhijjah, ketika bulan terlihat maka sudah masuk 1 Muharram. (Dok. MUI.or.id)
Ilustrasi Orang Berdoa. Tahun baru Hijriyah berakhir pada saat Maghrib dengan berakhirnya bulan Dzulhijjah, ketika bulan terlihat maka sudah masuk 1 Muharram. (Dok. MUI.or.id)

HALLO INDONESIA - Jumat,  29 Juli /2022 merupakan akhir tahun Hijriyah 1443 dan awal 1444 H. Jika tahun baru Masehi berakhir pada pukul dua belas malam, tahun baru Hijriyah berakhir pada saat Maghrib dengan berakhirnya bulan Dzulhijjah.

Pada Magrib ketika bulan terlihat, maka tahun baru Hijriyah terlaksana dan masuk 1 Muharram.

Beberapa jam sebelum Maghrib, tepatnya ketika sore sampai waktu Ashar habis adalah momentum terbaik untuk muhasabah akhir tahun dan masuk 1 Muharram.

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya Kiswah Kabah Diganti pada 1 Muharram

Muhasabah menjadi waktu mengingat apa saja cita-cita ruhaniah yang belum tercapai dan apa saja dosa yang masih dilakukan.

Muhasabah itu akan semakin bermakna jika disertai dengan doa sebagai wujud permohonan kepada Allah SWT.

Doa yang cukup terkenal di Indonesia sebagai doa akhir tahun adalah doa yang ada dalam Kitab Al Jami’ Al Kabir karya Imam As-Suyuthi. Doa ini kemudian ditambahkan sholawat atas Nabi Muhammad SAW di awat kalimat doa oleh Habib (Sayyid) Utsman bin Yahya. \

Baca Juga: Kepala BNPB Bertolak ke Parigi Moutong Pastikan Penanganan Darurat Banjir Bandang Berjalan Efektif

Beliau merupakan Mufti Batavia. Beliau lahir pada 1822 dan wafat pada 1914. Bunyi doa awal tahun Imam Suyuthi adalah sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: mui.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X