Walah, Wapres Ma'ruf Amin Sebut Penduduk Surga Kebanyakan Bangsa Indonesia

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 12:46 WIB
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin.  Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebutkan penghuni surga nantinya kebanyakan dari bangsa Indonesia karena menjadi negara pemeluk Islam terbanyak di dunia. (Instagram.com/@kyai_marufamin)
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebutkan penghuni surga nantinya kebanyakan dari bangsa Indonesia karena menjadi negara pemeluk Islam terbanyak di dunia. (Instagram.com/@kyai_marufamin)

HALLO INDONESIA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebutkan penghuni surga nantinya kebanyakan dari bangsa Indonesia karena menjadi negara pemeluk Islam terbanyak di dunia.

Mantan Ketua Umum MUI itu pun membeberkan hadis Nabi Muhammad yang berbunyi, "Man qala la illaha illallah dakhala jannah" atau "barang siapa mengucapkan la illaha illallah maka dia pasti akan masuk surga".

"Nikmat Allah yg lain kita ini bangsa Indonesia jadi bangsa yang memeluk Islam terbanyak di dunia. Kalau kita mengacu pada hadis nabi, siapa yg berkata 'la ilaha illallah dakhala jannah' masuk surga, berarti penduduk surga itu kebanyakan bangsa Indonesia," kata Ma'ruf dalam Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka.

Baca Juga: Polisi Panggil Bulog dan Kemensos dalam Temuan Timbunan Beras Bansos Presiden di Depok

Ma'ruf menilai penduduk Indonesia sudah banyak yang mengucapkan kalimat tauhid tersebut. Ia pun percaya bahwa di surga nantinya kebanyakan adalah umat Islam dari Indonesia.

Meski demikian, Ma'ruf berkelakar proses menuju masuk surga ada yang secara langsung dan tidak langsung.

Di antaranya itu, ada yang melalui proses 'pemanggangan' terlebih dulu untuk bisa masuk ke dalam surga.

Baca Juga: Polisi Panggil Bulog dan Kemensos dalam Temuan Timbunan Beras Bansos Presiden di Depok

"Ada yang pakai proses 'pemanggangan' namanya itu. Mudah-mudahan saja yang mengalami proses pemanggangan sedikit ya. Jangan banyak-banyak," ujar Ma'ruf sambil tersenyum.

Selain itu, Wapres Ma'ruf juga menyinggung pernyataan ulama bahwa tak ada dosa kecil kalau dilakukan secara terus menerus. Sebaliknya, tak ada dosa besar bila kerap melakukan istighfar.

"Kita nanti harus baca doa, baca istighfar, karena itu walau mungkin ada maksiat dilakukan, tapi nanti ujungnya banyak yang kembali kehadirat Allah," katanya.***

Baca Juga: Polisi Periksa JNE dan PT DNE Terkait Kasus Penguburan Beras Bansos Presiden di Depok

 

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Visa Umrah Jemaah Indonesia Tetap Gunakan Skema B to B

Jumat, 23 September 2022 | 06:49 WIB
X