Apa Hukum Salat Rebo Wekasan, Ini Penjelasannya Berikut Tata Caranya

- Rabu, 21 September 2022 | 08:34 WIB
Ilustrasi Berdoa Setelah Salat. Rabu ini, 21 September 2022 bertepatan dengan hari terakhir  bulan Safar dalam kalender Hijriah yang diyakini sebaggai hari turunnnya bala. (Dok. Pixabay.com)
Ilustrasi Berdoa Setelah Salat. Rabu ini, 21 September 2022 bertepatan dengan hari terakhir bulan Safar dalam kalender Hijriah yang diyakini sebaggai hari turunnnya bala. (Dok. Pixabay.com)

HALLO INDONESIA - Rabu ini, 21 September 2022 bertepatan dengan hari terakhir pada bulan Safar dalam kalender Hijriah.

Banyak orang yang mengenalnya dengan sebuatan Rebo Wekasan yang diyakini sebagai hari turunnya bala.

Di kalangan ulama sendiri terjadi beda pandangan soal Rebo Wekasan yang diyakini sebagai hari turunnya bala.

Baca Juga: Calon Pimpinan KPK Pengganti Lili Pintauli, 2 Nama Ini Sudah Sampai di Tangan Presiden

Dikutip Hallo.id dari laman resmi NU, keyakinan akan turunnya bala itu diperoleh dari sufi yang kasyaf, bahwa pada hari Rebo Wekasan itu, ada 320 ribu bala yang turun untuk setahun, sebagaimana ditulis Syekh Abdul Hamid Quds dalam kitabnya Kanzun Najah Was-Surur fi Fadhail Al-Azminah wash-Shuhur.

Untuk mencegah agar tidak terkena bala itu, sebagian ulama menganjurkan untuk melaksanakan salat sunnah empat rakaat.

Ulama sendiri berbeda pendapat dalam menetapkan hukum salat Rebo Wekasan.

Baca Juga: Didapuk Jadi Festival Ambassador KIFF 2022, Tissa Biani: Benar-benar Senang Banget Line Up-nya Seru Ditonton

Hukum shalat Rebo Wekasan menurut Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari adalah haram, sebab tidak ada asalnya dalam syariat.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Visa Umrah Jemaah Indonesia Tetap Gunakan Skema B to B

Jumat, 23 September 2022 | 06:49 WIB
X