Visa Umrah Jemaah Indonesia Tetap Gunakan Skema B to B

- Jumat, 23 September 2022 | 06:49 WIB
Ibadah Umrah dan Haji di Tanah Suci.  Konsul Haji KJRI di Jeddah, Nasrullah Jasam menegaskan, proses penerbitan visa umrah jamaah Indonesia masih menggunakan skema B to B. (Instagram.com@info.mekkah)
Ibadah Umrah dan Haji di Tanah Suci. Konsul Haji KJRI di Jeddah, Nasrullah Jasam menegaskan, proses penerbitan visa umrah jamaah Indonesia masih menggunakan skema B to B. (Instagram.com@info.mekkah)

HALLO INDONESIA - Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah Nasrullah Jasam menegaskan proses penerbitan visa umrah jamaah Indonesia masih menggunakan skema Business to Business.

Nasrullah mengatakan pihaknya sudah memastikan hal itu dalam pertemuan dengan pihak Kementerian Haji dan Umrah Saudi di Jeddah, 20 September 2022.

"Kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terkait dengan penerbitan visa umrah bagi jemaah umrah dari Indonesia masih tetap B to B,"kata Nasrullah di Jeddah, Kamis, 22 September 2022.

Baca Juga: Bandara Kertajati Ditargetkan Dapat Layani Penerbangan Umrah pada November 2022

Menurutnya, Seluruh jamaah umrah harus sudah divaksin Covid-19 sebanyak 2 (dua) kali sebelum masuk ke Arab Saudi.

Ditambahkan, penggunaan aplikasi tawakalna dan etamarna masih diberlakukan bagi jemaah yang akan melaksanakan umrah dan masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi.

"Masa berlaku visa umrah selama 90 hari, dan dapat digunakan untuk mengunjungi seluruh wilayah di Arab Saudi dengan pengawasan dari Muassasah/Syarikah Arab Saudi yang mengeluarkan visa," tuturnya.

Baca Juga: Pemerintah Terbitkan SKB Netralitas ASN dalam Pemilu 2024

Terkait guide/pemandu jemaah umrah, Nasrullah mengatakan itu dianjurkan menggunakan jasa orang Saudi yang sudah berpengalaman.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Visa Umrah Jemaah Indonesia Tetap Gunakan Skema B to B

Jumat, 23 September 2022 | 06:49 WIB
X