Visa Umrah Jemaah Indonesia Tetap Gunakan Skema B to B

- Jumat, 23 September 2022 | 06:49 WIB
Ibadah Umrah dan Haji di Tanah Suci.  Konsul Haji KJRI di Jeddah, Nasrullah Jasam menegaskan, proses penerbitan visa umrah jamaah Indonesia masih menggunakan skema B to B. (Instagram.com@info.mekkah)
Ibadah Umrah dan Haji di Tanah Suci. Konsul Haji KJRI di Jeddah, Nasrullah Jasam menegaskan, proses penerbitan visa umrah jamaah Indonesia masih menggunakan skema B to B. (Instagram.com@info.mekkah)

Pemandu bisa juga menggunakan jasa warga Indonesia yang langsung menyertai jamaah sejak dari Indonesia.

"Tidak dibenarkan menggunakan jasa mukimin Arab Saudi yang status pekerjaannya bukan sebagai guide," katanya.

Baca Juga: Sri Mulyani Usulkan Tambahan PMN Tunai untuk 3 BUMN, Salah Satunya Garuda Indonesia Rp 7,5 Triliun

Teknis Urusan Haji, kata Nasrullah, telah meminta kepada Kementerian Haji dan Umrah agar mengimbau Muassasah/Sayarikah Arab Saudi dan penyelenggara Ibadah Umrah agar mengatur pergerakan jemaah dari hotel ke bandara pada saat kepulangan.

Pergerakan jamaah agar memperhatikan rentang waktu yang wajar dengan jadwal penerbangan.

"Kami minta penyelenggara umrah menertibkan jemaahnya saat transit di kota Jeddah agar tidak berkerumun di pinggir pertokoan Corniche Balad dan tidak mengganggu ketertiban umum," ujarnya.

Baca Juga: Didukung 3 Kementerian, AKSI Perempuan Naikkan Kelas 5000 Womenpreneur

Dijelaskan Nasrullah, Kementerian Haji dan Umrah siap memberikan informasi berkala kepada Teknis Urusan Haji jika dibutuhkan terkait statistik dan pergerakan jemaah umrah dari Indonesia dan dari negara-negara lainnya selama berada di Arab Saudi.

Lebih 200 ribu jamaah umrah dari Indonesia sudah datang ke Arab Saudi dalam rentang Agustus sampai September 2022.

Tahun ini, Pemerintah Indonesia menargetkan ada sekitar 1,5 juta sampai dengan 2 juta jamaah.***

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Visa Umrah Jemaah Indonesia Tetap Gunakan Skema B to B

Jumat, 23 September 2022 | 06:49 WIB
X