Pemerintah Dukung Penyelenggaraan Piala Presiden Esport 2021

- Kamis, 16 September 2021 | 09:12 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dr. Moeldoko. (Dok. Ksp.go.id)
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dr. Moeldoko. (Dok. Ksp.go.id)

MoelHALLO INDONESIA - Pemerintah Indonesja menegaskan dukungannya untuk terus memajukan ekosistem dan industri esports nasional.

Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut, adalah mendukung gelaran Piala Presiden Esports (PPE) 2021. Ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan turnamen olahraga elektronik kasta tertinggi di Tanah Air yang digagas Presiden Joko Widodo.

Kepastian penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan RI Jend TNI (Purn) Moeldoko dalam jumpa pers yang digelar secara daring pada Rabu 15 September 2021.

Baca Juga: Universitas Budi Luhur Menjadi Sentra vaksinasi COvid Untuk Wilayah Jakarta Selatan

Menurut Moeldoko, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 diarahkan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Bangsa Indonesia menjadi pemimpin esports di kawasan regional asia bahkan dunia.

“Indonesia harus siap untuk menjadi leader dalam dunia esports, baik di kawasan regional maupun internasional. Kita memiliki potensi yang luar biasa besar dari sisi sumber daya generasi muda, ekosistem keolahragaan, dan juga industri esports,"ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Hallo.Id, Kamis, 16 September 2021.

Salah satu upaya dan bukti keseriusan ini antara lain dilakukan dengan menambah jumlah dan peran kementerian serta lembaga yang terlibat dalam Piala Presiden Esports 2021, yang terdiri dari Kantor Staf Presiden (KSP), beberapa kementerian, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan PB Esports Indonesia (PBESI).

Baca Juga: Pelatih Manchester United Kecewa Atas Kekalahan dari Young Boys di Liga Champions

Moeldoko menjelaskan, peningkatan jumlah kementerian dan lembaga tersebut tentu dibarengi dengan target capaian yang lebih baik dan kontribusi pemanfaatan esports dalam berbagai aspek yang lebih luas.

“Salah satu aspek yang perlu digarisbawahi adalah pentingnya mendorong esports menjadi lokomotif yang mampu membangkitkan sektor ekonomi kreatif melalui sports tourism. Esports sebagai industri olahraga dengan valuasi yang tinggi dan jaringan yang besar, bisa menjadi stimulus untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sempat terdampak pandemi,” paparnya.

Kesiapan penyelenggaraan turnamen juga ditegaskan oleh Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden Esports 2021 Rangga Danu Prasetyo. Ia menjelaskan edisi ketiga kompetisi olahraga elektronik terbesar ini akan dibuka dengan seremoni kick off pada tanggal 3 Oktober mendatang.

Turnamen diselenggarakan secara hybrid, mengkombinasikan sistem daring dan luring, serta penerapan protokol kesehatan yang ketat dan menyeluruh. Sejumlah cabang game yang akan dipertandingkan eFootball PES, Free Fire, Lokapala (game lokal), Mobile Legends, PUBG Mobile dan MPL Gaming.

Halaman:

Editor: Wanto

Tags

Terkini

Piala Thomas Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Senin, 18 Oktober 2021 | 06:52 WIB

Minions Sukses Balas Dendam Atas Pasangan Malaysia

Jumat, 15 Oktober 2021 | 23:01 WIB
X