Zhang Ziyu Diharap Jadi Pengganti Yao Ming, Inilah Empat Fakta Menarik Bocah Raksasa Itu

- Selasa, 20 Juli 2021 | 19:18 WIB
Inilah penampilan gadis usia 14 tahun bernama Zhan Ziyu dalam final pertandinngan Bola Bakset Nasional U-15 di Cina. Bocah ini diharapkan bakal menjadi pengganti Yao Ming.
Inilah penampilan gadis usia 14 tahun bernama Zhan Ziyu dalam final pertandinngan Bola Bakset Nasional U-15 di Cina. Bocah ini diharapkan bakal menjadi pengganti Yao Ming.

HALLO.ID- Video beredar luas dan menjadi viral di Cina, saat berlangsung pertandingan final purtri Bola Basket Nasional U-15 di China. Disitu tampil seorang gadis setinggi 2,26 meter menarik perhatian dari netizen.

Diahrap kelas dia menjadi superstar bola basket Cina berikutnya, seperti Yao Ming. Gadis 14 tahun itu bernama Zhang Ziyu, dari provinsi Shandong, China Timur.

Secara cepat menjadi trending topic di Sina Weibo seperti Twitter China, setelah ia mencetak total 42 poin, membantu timnya memenangkan gelar dalam kompetisi tersebut. diadakan di Jingzhou, Provinsi Hubei, China Tengah baru-baru ini.

Penampilannya luar biasa termasuk menangkap 25 rebound dan memblokir enam tembakan. Dalam sebuah video yang beredar di internet, Zhang menonjol dari kerumunan karena dia jelas jauh lebih tinggi daripada pemain lain.

Faktanya, dia memiliki tinggi yang sama dengan superstar bola basket Tiongkok, Yao Ming. Selama kompetisi, dia dengan mudah mencegat bola yang dilemparkan ke sekeliling lapangan dan di ring.

Banyak pengguna internet mendoakan masa depan yang sejahtera dan mengantisipasi bahwa dia akan menjadi Yao Ming lain dan superstar untuk bola basket wanita.

"Masa depan bola basket wanita China bergantung pada Anda," kata seorang netizen di Weibo seperti Twitter China seperti diwartakan globaltimes.cn.

"Intinya dia baru 14 tahun, dia akan memiliki masa depan yang menjanjikan jika dia meningkatkan keterampilan dan kemampuan konfrontasinya," komentar yang lain.

Sebaliknya, beberapa netizen juga memperhatikan bahwa pertandingan bola basket itu tampaknya tidak terlalu adil. "Tentu saja, ini adalah kemenangan sepihak," komentar seorang pengguna di Twitter setelah melihat video tersebut.

Halaman:

Editor: Priyo Suwarno

Terkini

X