Kylian Mbappe: Anak Kecil Bermimpi Besar hendak Bergabung Bersama Orang yang Dikaguminya dan Kini Jadi Legenda

- Selasa, 29 November 2022 | 18:38 WIB
Orangtua Kylian Mbappe; Filfried Mbappe dan Fayza Lamary, pasangan yang membesarkan mimpi putra mereka Kylian Mbappe. Foto/Dok.ist.
Orangtua Kylian Mbappe; Filfried Mbappe dan Fayza Lamary, pasangan yang membesarkan mimpi putra mereka Kylian Mbappe. Foto/Dok.ist.


Oleh V. Hakim Roosadhy*

Waktu itu hari Rabu, 12 Juli 1998, seluruh warga Prancis dan fans sepakbola Timnas Prancis bersuka cita. Warga berpesta ria hingga pagi. Semua orang membicarakan kemenangan Lea Blues atas Brasil di final Piala Dunia yang berakhir dengan kemenangan telak tim Prancis 3 gol tanpa balas. Brasil dilibas tuan rumah tanpa ampun di Stade de France, Saint-Denis disaksikan sekitar 80 ribu penonton. Emanuel Petit dan Zinedine Zidane jadi pahlawan pencetak gol Tim Ayam Jantan.

Mbappe masih berumur enam bulan kala itu. Ia lahir 20 Desember 1998 dengan nama lengkap yang panjang: Kylian Adesanmi Lottin Mbappe. Ayahnya Filfried Mbappe dan ibunya Fayza Lamari memilih menonton laga fimal Piala Dunia itu di rumah.

Meski jarak stadion hanya 11 km dari rumah tinggalnya di Bondy, pinggiran timur laut Paris. Ayahnya yang juga pemain bola dan ibunya atlet olahraga bola tangan berharap anaknya kelak bisa jadi pemain bola seperti Zidane idola warga Prancis.

Dalam diri Kylian Mbappe mengalir tiga darah Afrika sekaligus. Leluhur ayahnya beeasal dari Kamerun dan Nigeria. Sementara ibunya keturunan Aljazair-Prancis. Media massa Prancis menyebut Filfried yang ingin tinggal di Prancis lalu menikahi Fayza.

Baca Juga: Piala Dunia 2022 FIFA: Prediksi Amerika Serikat Vs Iran di Tengah Bola Liar Isu Politik

Mbappe suka sepakbola sejak kecil. Selain bermain bola, ia juga suka menyanyi. Orangtuanya memasukkan Mbappe ke sekolah konservatori musik sejak umur 6 tahun sampai 11 tahun. Di situlah Kylian (panggilannya) belajar membaca, menulis, menyanyi dan bermain suling.

Sang guru Celine Bognini memuji bakat menyanyi Kylian. Bahkan Celine sempat mengajak Kylian tampil bernyanyi dalam kelompok paduan suara di taman balaikota Bondy. Sejak keluar dari sekolah musik, Kylian lebih fokus belajar sepakbola. Ayahnya sendiri (yang bekerja sebagai pelatih sepakbola) yang langsung mengajarinya.

Baca Juga: Sudah Kantongi Bukti, Bareskrim Polri Bidik Perusahaan Farmasi Lain Soal Kasus Gagal Ginjal Akut

Kylian digembleng materi sepakbola seperti kecepatan membawa dan menguasai bola, dribbling, dan lain-lain dengan disiplin yang ketat di AS Bondy tempat ayahnya melatih. Tak seperti anak-anak lain seusianya, kegiatan kesehariannya diisi dengan berlatih dan terus berlatih sepakbola.

Halaman:

Editor: Jacobus E. Lato

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Witan Sulaeman Gabung Persija: Tunggu Gua di Stadion

Jumat, 3 Februari 2023 | 10:23 WIB
X